Sosok JAA Penyebar Video Porno Bersama sang Pacar, pernah tampil jadi narasumber di ILC

abadiplay. JAA (26) aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ditangkap kepolisian Polda DIY setelah menyebar video porno dengan sang pacar, Senin (13/8/2019).

Tak hanya aktivis, JAA merupakan orang yang aktif dalam kegiatan di sebuah kampus di Yogyakarta.

Bahkan, JAA pernah tampil di acara sekelas Indonesia Lawyers Club (ILC) di Tv One dengan tema ‘Kenapa Sudirman Said dan Ferry Mursyidan Dicekal?’.

Saat itu JAA tampil sebagai narasumber yang berlaku sebagai Ketua Panitia Seminar Kebangsaan.

Unggahan videonya juga turut berada di channel YouTube Indonesia Lawyers Club tertanggal 16 Oktober 2018.

Saat itu ia dimintai keterangan atas acara yang ia selenggarakan di sebuah kampus dengan mengundang mantan Menteri ESDM Sudirman Said.

Namun Sudirman Said tak jadi tampil di acara seminar kebangsaan tersebut.

JAA sebagai Ketua Seminar berbicara kompeten soal larangan Sudirman Said tampil di kampusnya.

Diketahui saat itu ia dipanggil berkaitan dengan masalah politik yang masuk di kampus.

“Apa dialog yang terjadi Anda dengan fakultas ketika memutuskan dia (Sudirman Said) enggak bisa?,” tanya pembawa acara ILC Karni Ilyas.

JAA lalu menjelaskan persoalan yang ia alami.

“Ini saya cabut,” kata JAA menirukan pihak kampus saat itu.

Saat JAA tampil ada juga narasumber yang dihadirkan seperti Ferry Mursyidan, Effendy Ghazali, Rian Ernest, hingga Komisioner KPU.

Video JAA tampil di ILC pun mendapatkan banyak bully-an dari pengguna YouTube.

Para pengguna YouTube meminta video JAA di ‘take down’.

“Now, he is banned for sharing his girlfriend videos,” tulis channel YouTube Willy Fernando.

(Sekarang dia diblokir karena menyebarkan video bersama kekasih)

“Siapa yang ke sini gara2 drama kampus??? Si JA mantapp nyebarin video hehehohe,” kata channel Si Otong.

“Jiah kena kasus sebarin video porno… kayak gini nih,” tulis channel arief budiarto.

Sementara saat ini JAA telah ditangkap pihak kepolisian karena dugaan penyebaran video porno dengan sang kekasih BCH.

Dikutip dari Tribun Jogja, JAA merupakan mahasiswa Jogja asal Kudus.

Ia sakit hati lantaran hubunganya dengan BCH tak disetujui oleh orang tua BCH.

JAA lalu mengirimkan sejumlah video porno dirinya ke orang tua BCH.

Orang tua BCH lalu melaporkan JAA karena menyebarkan video porno ke berbagai aplikasi percakapan seperti WhatsApp dan Line.

“Selain menyebar foto dan video ke teman-temannya melalui aplikasi percakapan, pelaku juga mengirim ke orang tua korban,” ujar Kasubdit Cyber Ditreskrimsus Polda DIY, AKBP Yulianto.

Hasil penyelidikan polisi, JAA dan korban sudah berpacaran sejak 2017.

Video dan foto hubungan badan itu adalah rekaman sejak mereka pacaran hingga 2019.

Orang tua korban melaporkan pelaku pada tanggal 9 Juli 2019, kemudian bergerak cepat dengan menangkap pelaku.

author

Back to top