Saat Kakak Ipar Paksa Berhubungan Badan Belasan Kali, Gadis ABG Ini Tak Melawan Karena Takut Diusir

Abadiplay  Tragis, seorang remaja tak melawan saat diperkosa kakak iparnya sendiri.

Dia terpaksa melayani nafsu kakak iparnya belasan kali.

Aksi bejat kakak ipar ini terbongkar setelah korban mengaku hamil pada ayahnya.

Saat usianya masih belia, WD gadis 14 tahun di Bintan, Kepulauan Riau ini menerima kenyataan pahit.

Tinggal serumah bersama kakak perempuannya ternyata tak membuat dirinya hidup aman dan nyaman.

Tak diduga dan tak disangka, dirinya harus mendapatkan perlakuan yang memilukan di rumah kakak perempuannya.

Di tempat itu, kegadisan WD direnggut secara paksa oleh kakak iparnya sendiri, YY (46).

Perbuatan itu dilakukan berulang-ulang sampai akhirnya WD hamil.

Dikutip dari Tribun Pekanbaru, kasus itu terungkap ketika korban menceritakan masalah itu pada ayah kandungnya.

Ini sederet faktanya:

Belasan kali berhubungan badan

Korban WD mengaku pada polisi sudah belasan kali dipaksa kakak iparnya berhubungan badan.

Dia awalnya menolak permintaan tak biasa pelaku tersebut.

Tetapi pelaku terus merayu korban dan disertai ancaman.

Akhirnya korban tak berdaya dan melayani nafsu bejat sang kakak ipar.

Ketagihan berhubungan badan dengan adik ipar, pelaku semakin menggila.

Setiap hasratnya sedang tinggi, pelaku mencari korban dan mengajak berhubungan layaknya suami istri.

Pelaku ditangkap

Mendapat laporan dari keluarga korban, polisi langsung bergerak.

Sebelumnya korban sudah membuat pengakuan pada polisi.

Termasuk dirinya dipaksa melayani kakak iparnya berulang kali.

Hal ini terungkap saat Unit Reskrim Polsek Bintan Timur memintai keterangan Wd beberapa hari lalu.

“Iya benar, korban sudah melayani pelaku belasan kali sebelum kasus ini mencuat dan diketahui

ayah korban,” kata Kapolsek Bintan Timur, AKP Muchlis Nadjar melalui Kanit Reskrim Ipda M Fajri, Jumat (16/8).

Fajri menuturkan, saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Bintan Timur dan masih terus menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelakunya sudah kita amankan dan sekarang masih terus kita mintai keterangan,” terangnya.

Diancam diusir jika menolak

WD gadis ABG ini tak kuasa menolak ajakan kakak iparnya karena selalu diancam.

Padahal, korban mengaku sempat menolak ajakan itu berulang kali dan berusaha menghindar.

Tetapi pelaku yang gelap mata tak peduli dan terus memaksa korban.

Upayanya berhasil ketika korban diancam oleh pelaku.

Pelaku mengancam akan mengusir korban dari rumah bila menolak keinginannya.

“Korban pun akhirnya melayani keinginan terlarang pelaku, sehingga hubungan dilakukan

sampai berulang kali di bawah ancaman,” terang Fajri.

Ancaman 15 tahun penjara

Perbuatan pelaku akan mendapatka hukuman yang cukup berat.

Penjara 15 tahun menanti pelaku yang telah tega menodai anak di bawah umur dan di bawah ancaman.

Apalagi korban yang masih sangat belia saat ini dalam kondisi hamil.

Pelaku disangkakan Pasal 81 ayat (3) Jo Pasal 76D UU Nomor 17 tahun 2016

tentang Perubahan Kedua Atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancama hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Terungkap karena hamil

Kasus hubungan gelap ini terungkap ketika WD mengadu kepada ayahnya terkait kehamilan yang kini dialaminya.

Korban panik dan ketakutan karena telah berbadan dua.

Biang kerok dari itu semua tak lain dan tak bukan adalah sang kakak ipar, YY.

YY yang menjadi penyebab WD harus merasakan pahitnya kehidupan.

Dia bakal menjadi seorang ibu dalam usia yang sangat muda.

Ayahnya yang mengetahui hal itu langsung mendatangi Polsek Bintan Timur untuk membuat

laporan terkait kasus yang menimpa anaknya, Selasa (13/8/2019) lalu.

Setelah mendapat laporan, tim Reskrim Polsek Bintan Timur langsung mencari keberadaan YY.

Polisi kemudian meringkus pelaku di kediamannya di Kecamatan Bintan Pesisir.

author

Back to top